Titte :
MY ENDLESS LOVE
Genre :
romance
Cast :
Kim Myungsoo, Lee Sungyeol and Other cast
Part :
2 of 2
MY
ENDLESS LOVE
By me : Tarii
Sungyeol POV
“aku pulang omma!” aku membuka pintu, dan ku
lihat ibuku sedang menangis.
“omma, kenapa menangis?” aku terus bertanya
pada omma, aku tak ingin melihat omma menangis
“omma, rindu dengan appa?” ya mungkin omma
sedang merindukan appa, yang sudah 3 tahun telah meninggal kami.
“ani..., kalau omma menangis, appa akan
terlihat sedih disana!” ibu mencoba tersenyum padaku, dan aku tahu bahwa ibu
benar-benar sangat sedih malam ini.
“yeolli, ini ada pemberian dari temanmu!”
“siapa omma?”
“Myungsoo!” omma langsung beranjak ke
kamarnya. Jantungku selalu berdegup kencang ketika aku mendengar kata
“myungsoo”, ketika Dongwo atau hoya memanggil sahahatnya itu dari kejauhan, aku
mendengar namanya, degup jantungku spontan berdetak hebat. Padahal aku sama
sekali tak begitu mengenalnya. Aneh sekali!
Dan...
Aku merasa aneh, ketika aku bersama woohyun
pacarku yang menemaniku selama 5 bulan, aku tak pernah merasa seperti ini.
Aku mengambil sebuah kotak bewarna biru yang
berada diatas meja ruang tamu.
Bukankah ulang tahunku besok?
Aku penasaran dengan apa yang ada di dalam
kotak itu. Aku langsung melangkah cepat ke kamar ku, dan ku duduk diatas
ranjang ku. Dan kini aku siap-siap membuka kotak itu.
Aku melihat beberapa fotoku, begitu Indah dan
cantik. Siapa yang memfoto ini? Detak jantungku kini berdegup semakin kencang.
Aku melihat beberapa surat, ada 2 surat dan
dua kotak kecil, yang aku tak tahu apa isinya.
Aku buka lembaran surat pertama.
================================================================
20 juni 2009
To : Yeolli
Selamat
ulang tahun Sungyeol.
Mianhe,
aku tak bisa datang disaat ulang tahunmu, aku tahu kau mengundangku.
saat
ini... aku sedang sakit, dan aku sedang dirawat.
Aku
menulis surat ini, karena aku tahu aku tak akan bisa datang.
Yeolli....
Aku
ingin mengatakan padamu....
Bahwa
aku sangat mencintaimu....
Aku
tak mampu berkata jujur padamu...
Aku
tak sanggup...
Bibirku
kelu... yeolli..
Yeolli,
aku sungguh –sungguh mencintaimu..
Suatu
saat... aku akan mengatakan ini padamu...
Yeolli
you’re my first love.....
Kim Myungsoo
===============================================================
Air mataku menetes, aku kini sadar bahwa ada
orang yang sangat-sangat mencintaiku.
Tapi... mianhe... aku belum bisa mengingat masa lalu ku denganmu..
Mianhe... myungsoo,
Aku membuka lembaran surat yang kedua.
===============================================================
21 juni 2010
To : Yeolli
Saengil cukka hamnida...
Mianhe, my love... aku tak bisa datang di hari ulang tahunmu besok.
Karena
mungkin, aku sudah tak lagi disini.
Aku
akan pergi ke Inggris melanjutkan study di salah satu universitas disana.
Berat bagiku meninggalkanmu dan
sahabat-sahabatku.
Yeolli....
Aku harap kau bisa bahagia dengan woohyun
sahabatku.
Ia orang yang mampu memperlakukanmu jauh
lebih baik dariku.
Aku tak seperti dia yang bisa memberi
perhatian dan kasih sayangnya padamu.
Aku hanya bisa melihatmu dari kejauhan, itu
sudah cukup bagiku.
Bagiku cintaku adalah dimana aku bisa setia
padamu.
Tahukah kamu??
you’re
my first love
ingatkah
kau?
Ketika
pertama kali kita bertemu,
ketika
hujan menyaksikan perkenalan kita.
Ketika
payung menjadi saksi perkenalan kita.
Dan
ketika itu.......
Aku
mulai jatuh cinta padamu...........
Hal
yang membuat aku sangat sakit....
Ketika
kau hilang ingatan...
Padahal
baru saja, kau mengatakan “kau mencintaiku”
Tapi,
kecelakaan itu mengubah segalanya.
Kau
bersama dengan seseorang yang juga sahabatku.
Tapi....
Ingatlah
yeolli...
Cintaku
tak pernah berakhir sampai disini.....
Kim Myungsoo
===============================================================
Tuhan.....
Beri aku keajaiban, kembalikanlah ingatanku,
tak tahu mengapa perasaanku saat ini tak ingin kehilangannya, tak ingin dia
pergi jauh dariku. Aku mohon.. kembalikan ingatanku, kembalikan kenanganku
bersamanya.
Walaupun,,, tak ada yang spesial yang aku
alami bersamanya. Tapi sekedarnya, ada hari-hari dimana hari itu begitu sangat
Indah. Dengan kehadirannya, dengan senyum hangatnya padaku, dengan tatapan
penuh cinta, dan dengan kata-kata lembut yang ia katakan padaku.
Tapi...
Aku tak mengingatnya, aku hanya tahu ia
seorang yang dingin, datar, dan tidak ramah.
Readers...tabok
atau jedukin kepala yeol bareng-bareng yok, biar ingatannya kembali, kayak di
film-film kalau kejeduk kembali lagi ingatannya !!! #plak! Abaikan!!
aku melihat dua kotak kecil yang aku tak tahu
apa isinya.
Aku membuka kotak yang pertama itu hadiahnya
padaku di tahun kedua aku di SMA. Karena tahun sebelumnya kami belum mengenal.
Aku
lihat sebuah kalung dengan liontin berbebenyuk hati.tapi liontin ini hanya
setengah, biasanyakan berpasangan, dan aku berpikir bahwa satu lagi ada pada Myungsoo.
Dan pada liontin itu berisikan sebuah foto, ituh foto myungsoo dengan wajah
yang tersenyum. Ya walaupun ukuran fotonya kecil! Tapi itu sudah cukup bagiku.
Ku buka kotak yang kedua berisi sebuah kaset.
Dan aku tak tahu itu kaset apa? Aku mencoba memasang kaset itu di dvd ku. Aku
tekan tombol power. Ku lihat dia sedang menyanyikan sebuah lagu berjudul only
tears, sepertinya ia meluapkan seluruh perasaannya lewat lagu itu, ia sangat
menjiwai lagunya.... suaranya sangat
merdu, ini menjadi hadiah yang paling
indah buatku, jauh lebih indah!!
Aku sungguh lelah hari ini, aku tak
sanggup... mata ini seperti menguras habis air mataku. Aku ingin tidur dan
berharap esok ingatanku kembali,
Please.... give me a miracle.
Pagi
harinya
Aku terbangun dari mimpi, mimpi yang
mengingatkanku akan sosok seorang namja. Ya ia Kim myungsoo! Oh... tuhan aku
tak percaya ini seperti keajaban. Tiba-tiba sakit kepala yang luar biasa
datang, ku pegang kepalaku yang menahan sedikit rasa sakit. Aku memejamkan
mataku karna sakit ini, sekilas memori ku kembali mengingatkanku akan masa lalu
ku, masa dimana aku masih seperti anak-anak, masa dimana aku menjadi seorang
remaja SMP, sampai akhirnya sebuah ingatan, dimana hari pertama aku sekolah di
SMA , aku melihat seorang namja tampan. Ya ia Myungsoo!
Ingatanku kembali, semua masa laluku kembali
hadir dalam memoriku. Aku sudah menyakiti seorang namja yang selama ini aku
cintai. Ia memendam perasaannya hanya untukku, sementara aku tak bisa beri
apa-apa padanya. Bahkan kini, aku sadar bahwa aku memiliki seorang kekasih.
Aku tak tahu apa yang harus kulakukan. Aku
tak ingin menyakiti keduanya, aku sadar kini perasaan dan hatiku hanya untuk Myungsoo.
Namun, aku memiliki seorang kekasih yang bersamaku selama 5 bulan. Nafasku
seperti tercekat saat ini, inginku teriak melepaskan rasa sesak di dada, namun
rasa sesak ini tak sebanding dengan apa yang Myungsoo rasakan...
Mianhe... Myungsoo!!
Kini
air mataku tak bisa ku tahan, ia mengalir deras membasahi pipiku. Jerit sakit
yang kurasakan... mungkin, Myungsoo sudah tak disini! Aku terlambat ! aku
terlambat!
•••
Myungsoo duduk di kursi penumpang paling
pinggir di dekat jendela pesawat. Ia menangis, nafasnya tercekat, rasa sangat
sesak di dadanya. Ia seolah ingin menjerit dan meluapkan rasa sesak di hati.
Namun, ia merasa ini sebuah pengorbanan dan kesetian, dimana ia harus
melepaskan orang yang ia cintai. Dimana Myungsoo harus menemukan hal yang baru
tanpa orang yang ia cintai yaitu Sungyeol.
4 tahun kemudian........
Sungyeol duduk bersama kekasihnya, di sebuah
cafe mereka duduk berhadapan dan saling memandang. Ya mereka baru menikah satu
minggu yang lalu.
“yeolli, apakah kau bahagia menikah
denganku?” namja itu memegang telapak tangan Sungyeol dan mengusapnya lembut
“tentu, aku bahagia! Jawab Sungyeol dengan
senyum singkat
“apakah kau tidak menyanyanginya?”
“ya aku menyanginya tapi aku memilihmu!” Sungyeol
memegang tangan kekasihnya itu yang juga suaminya.
“yeolli, ini ada surat dari seseorang yang
dulu mencintaimu!” ujarnya pelan.
===============================================================
To : Yeolli
Yeolli...
selamat ne!! Aku sangat bahagia kau sudah menikah dengan sahabatku,
aku
juga disini sangat bahagia karena aku telah menemukan seorang yeoja yang baik
sepertimu..
tapi..
aku tahu! tidak ada orang yang
sepertimu,
kau
beruntung mendapatkan dia, dia orang yang mampu menjaga dan melindungimu...
aku akan menikah dengannya pada hari senin depan
yang akan datang. Aku harap kalian bisa datang..
untuk
sahabatku.........
jaga
yeolli baik-baik, jangan pernah kau sakiti dia, araso??
Semoga
kalian selalu bahagia!!
By : Nam Woohyun
===============================================================
Mereka terlihat bahagia membaca surat itu. Ya
mereka itu adalah Kim Myungsoo dan Lee sungyeol. Mereka kembali bertemu, dengan
kesetiaan Myungsoo pada Sungyeol membuat cinta mereka bersatu. Mereka bersatu
melalui pertemuan tak terduga.
Flashback on
Sungyeol POV
Aku sudah putus dengan Woohyun setahun yang
lalu, itu setelah dua tahun kepergian Myungsoo. Aku mencoba bertahan dalam
hubungan ku dan Woohyun, tapi ternyata Woohyun memutuskanku, karena ia tahu
bahwa Myungsoo yang sahabatnya sendiri sudah lama mencintaiku.
Aku tak tahu jelas, ia mengetahui itu
darimana. Hah... aku sempat berpikir bahwa itu sebuah keajaiban cinta, atau
kekuatan cinta. Yang jelas ku masih menunggu namja itu kembali padaku. Aku
yakin kesetiaan akan membawaku kembali bersamanya.
Hingga dua tahun aku menunggu, aku sempat
berpikir keajaiban cinta itu ada. Aku langsung ke halte bus, dimana aku pertama
kali bertemu dengan Myungsoo. Mungkin ini konyol, tapi... aku seperti
terhipnotis oleh kata ‘Miracle’.
Aku duduk di pinggir samping jendela. Aku
menikmati udara menerpa wajahku, tanpa sadar aku sudah berhenti di halte
berikutnya. Ntah mengapa hatiku mengatakan bahwa “ jangan turun, cintamu akan
datang sebentar lagi!”.
Aku
mendegar alunan musik Indah, aku seperti terbawa suasana, lagu ini
mengingatkanku akan seorang namja tampan, ia adalah cinta pertamaku. Dan lagu
ini, sungguh sangat cocok, lagu ini berjudul First love by Utada Hikaru.
Aku menolehkan kepalaku kesamping. Aku sangat
terkejut yang kulihat kali ini adalah namja tampan yang sangat ku cintai. Aku
berusaha mengedip-ngedipkan mataku beberapa kali, aku menepuk kedua pipiku,
karena aku takut ini mimpi! Aku melepaskan headset yang terpasang ditelingaku.
Wajahnya tidak melihat padaku. Ia melihat ke
arah lain. Ntah apa yang ia lihat aku tidak tahu.
“Myungsoo- ssii?” ujar ku pelan agak sedikit
ragu dan aku melihat jelas sebuah liontin yang kini melingkar dilehernya. yang
kini aku juga memakainya.
“ne!” ia menolehkan wajahnya padaku!
Kini jantungku berdegup kencang, lebih
kencang dari bus yang aku naiki sekarang.
“yeolli!” Myungsoo langsung menyapaku
dan tersenyum padaku, senyum yang tulus
yang sudah lama sekali tidak terlihat.
“kau sudah kembali ?” tanyaku mencoba memecah
rasa canggungku.
“ne, aku baru saja kembali!” dia kembali
tersenyum padaku.
“myung!” panggilku pelan padanya. Kini mata
kami saling bertemu.
“ada apa yeolli?” ucapnya pelan.
“apa kau sudah menikah ?” tanyaku yang saat
ini terlihat kikuk.
“ne... bentar lagi aku akan melamarnya!”
“siapa dia myung?”
“dia.................... dia adalah kau !” Myungsoo tersenyum padaku.
Wajahku kini seperti kepiting rebus.
Aku menangis haru mendegar ucapannya. Kini ku
sadar cinta bukan hanya sekedar ucapan
mesra atau dengan perlakuan yang lembut terhadap pasangannya. Tapi, bagiku
cinta dimana kita mampu setia pada orang yang kita cintai. Dan ini bukti bahwa
Myungsoo mencintaiku. Ia pernah berkata “cintaku tak berakhir”.
Flashback off.
Sungyeol duduk tepat di depan Myungsoo, ia
menatap setiap inci wajahnya. Ia sangat bersyukur mendapat seorang suami
seperti sosok myungsoo. Sungyeol mengetik sesuatu di handphone nya.
Kring,... suara hp Myungsoo menandakan ada
pesan masuk. Myungsoo langsung mengambil hp yang berada di kantong kemejanya.
From
: yeolli cubby
Myungi,
ternyata kau seorang yang sangat romantis padahal sebelumnya kau tak pernah
menyentuhku.
Myungsoo tersenyum melihat pesan dari
istrinya itu. Ia langsung membalas
To
: yeolli cubby
Yeolli
sayang, aku tak mau menyentuhmu sebelum kau jadi istriku, karena aku tak mau
merusak kehormatanmu. Jadi sekarang aku bisa menyetuhmu sebab kau adalah
istriku. Hehehe!
Sungyeol tersenyum melihat pesan suaminya
itu.
To :
my love
Ne...
aku mengerti, aku sangat bahagia bisa bersamamu... saranghae myungi!!
“saranghae yeolli!” myungsoo memegang kedua
tangan Sungyeol, dan mereka saling tersenyum dan saling memandang.
Sungyeol POV
Ia seorang yang mampu mencintaiku dengan
segala kesetiannya dan pengorbanannya. Ia seorang namja yang misterius yang
mampu membuatku gila! Mampu membuat jantungku berdegup kencang saat bersamanya.
Dia memang tak seperti namja lain yang berlaku mesra pada pasangannya. Ia
memang berbeda, tapi itu yang membuat aku mencintainya.
Cintaku
tak pernah berakhir sampai disini myungsoo.
J
Ketika
cinta harus bersabar,,,,,
ketika
cinta harus butuh pengorbanan,,,,
ketika
cinta harus menguras air mata,,,,,
dan
ketika cinta bersatu dalam ikatan kesetiaan,,,
sesuatu
kata sederhana yang disebut “CINTA”
END
Mianhe.. reader kalo nggak bagus, soalnya nih
ff pertama saya.
Sorry saya gak banyak tahu bahasa korea !
tahunya ’ NE/ANI ‘ hehehe...........
Harap dimaklumi !!!
Semoga kalian suka dengan FF nih ya !!
Tolong komentar dan like nya, hehe # ngarep.
^^
Bagus koo Tarii^^ Semangat yahh .. Ayo buat lagi yang lebih bagus dari ini..
BalasHapussaya suka penjabaran kamu tentang 'Cinta'
hehehe...... thank kak....!!! U.u... !! semangat!!!
BalasHapus